Aktivis Mahasiswa Desak Aparat Tindak Tegas Hotel Sarang Prostitusi Online di Pinrang

  • Whatsapp

Chibernews.com, Sulsel – Keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) dan tempat penginapan hotel yang diduga dijadikan tempat sarang prostitusi online dan peredaran minuman keras ( MIRAS) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mendapat sorotan dari kalangan Aktivis Mahsiswa Pinrang.

Hal tersebut disampaikan oleh Bayu kepada awak media mengatakan bahwa sejumlah THM dan beberapa Hotel yang ada di Pinrang diduga dijadikan sarang prostitusi online dan peredaran minuman keras yang jelas melanggar peraturan daerah.

Ia meminta Pemerintah Daerah dan juga Aparat Penegak Hukum agar melakukan penindakan secara tegas dan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku serta melakukan penyegelan terhadap THM dan Hotel yang nakal.

“Kami curiga dengan adanya praktek-praktek seperti itu tidak terlepas adanya kerja sama petugas dengan pemilik cafe dan hotel sehingga mereka berani melakukan hal tersebut yang jelas bertentangan dengan peraturan daerah ” ujar Bayu kepada awak media, Sabtu, ( 21/08/2021).

Menurut Bayu, padahal jelas dalam Peraturan Daerah terkait Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol serta Peraturan Kepala Daerah tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3), Kabupaten Pinrang .

Hal itu kata Bayu, ada beberapa hotel seperti The M Hotel, Hotel Atiqah, Hotel MS serta sejumlah Cafe yang sering ditemukan teman-teman yang melakukan praktek prostitusi dan pengedaran minuman keras serta ada Institusi Negara yang membackup salah satu hotel di pinrang

“Saya harap hal ini secepatnya ditindaklanjuti oleh Pemda dan penegak hukum untuk melakukan penindakan secara tegas, jika tidak secepatnya dilakukan maka kami tidak segan-segan melakukan aksi unjuk rasa serta meminta kepada semua elemen agar kita sama-sama memberantas praktek prostitusi dan pengedaran minuman keras di Kabupaten Pinrang ini,”katanya tegas. *(Ani Hasan/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *