Banjir Melanda Desa Cipedang Lebak Selatan, Ratusan Rumah Terendam

  • Whatsapp
11 Kampung di Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam dilanda banjir sejak Kamis hingga Sabtu (18-20/11/2021).

Chibernews.com, Lebak Banten – Hujan kuat mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak, Banten salah satunya di Kecamatan Wanasalam hingga Desa Cipedang dilanda banjir sejak Kamis hingga Sabtu (18-20/11/2021).

Sebanyak 422 unit rumah di 11 kampung dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian mulai dari 60 hingga 130 centimeter.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Cipedang, H. Ence Hendri mengatakan tidak ada laporan korban jiwa karena musibah tersebut, air mulai naik sekira pukul 16.00 WIB dan kemungkinan semakin naik jika kembali hujan.

“Banjir ini akibat luapan air Sungai Cibinuangeun. Kami Pemerintah Desa Cipedang bekerjasama dengan pihak-pihak terkait termasuk relawan untuk membantu warga yang terisolasi.”katanya kepada wartawan Sabtu, (20/11).

Menurut Kades, dalam peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun banyak warga yang terisolasi. Meski demikian, pihaknya bersama BPBD dan Kepolisian terjun langsung membantu korban banjir hingga ke kampung yang sulit di akses terkepung banjir.

Sementara Ketua BPBD Wanasalam, Nurman menuturkan, “kami BPBD Wanasalam sudah menurunkan perahu karet untuk mempermudah evakuasi atau pun memberikan bantuan makanan siap saji atau juga logistik,”katanya.

Anggota BPBD kata Nurman, sudah hadir di sini dan logistik dari BPBD Lebak untuk masyarakat yang terdampak banjir saat ini sudah diperjalanan menuju ke sini. Adapun untuk bantuan nasi bungkus tadi itu adalah dari Kapolsek Wanasalam.

Begitu pula petugas kepolisian juga bersama-sama mengevakuasi warga serta memberikan bantuan berupa makanan kepada warga yang terisolasi banjir.

“Tadi kami membagikan nasi bungkus kepada warga yang terisolasi banjir sejak kemarin hingga saat ini. Untuk pembagiannya ada yang langsung ke warga dan sebagian kami serahkan kepada Pak RT agar lebih mudah mengingat kondisi di lokasi susah untuk dijangkau,”ujar Kapolsek Wanasalam, AKP Aam Marto,S.Pd, M.Pd.

Personil kepolisian Wanasalam bersama petugas gabungan evakuasi warga korban banjir

Kemarin juga lanjut Kapolsek, bersama Camat telah memberikan air mineral kemasan dan mie instant. Mudah-mudahan bisa meringankan beban warga dan air yang merendam rumahnya pun segera surut.

“Kami dari Polsek Wanasalam melakukan evakuasi di lokasi banjir, tidak ada yang terjebak dan dipastikan aman. Selain itu kami juga melakukan patroli dimulai dari kemarin, guna memastikan aman terhadap jiwa atau harta benda milik warga, dan kami juga telah menyiapkan tempat evakuasi bertempat di sekolahan.” tuturnya.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar waspada, “Kami menghimbau kepada warga khususnya yang terisolasi agar waspada kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, amankan harta milik seperti berkas-berkas berharga dan yang lainnya.”katanya.

Kapolsek Wanasalam Akp. Aam Marto bersama Anggota PMI Lebak, BPBD dan para petugas serta warga Masyarakat mengevakuasi serta assesment terhadap warga terdampak banjir

Sementara itu, Nanda Supriyatna selaku Kadiv Humas dan IT PMI Kabupaten Lebak saat dihubungi chibernews mengatakan bahwa menurut laporan Koordinator BPBD untuk Kecamatan Wanasalam, Nurman hingga pada Sabtu 20/11/21 terdapat 11 kampung terdampak dan merendam 422 unit rumah di wilayah tersebut dengan ketinggian air mulai 60 hingga 80 centimeter.

“Upaya yang dilakukan PMI Lebak melakukan evakuasi dan assesment kepada 422 rumah. Adapun dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,”ungkapnya. *(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *