Begini kata Sekda Lebak  Terkait Jelang Pilkades Ratusan Orang Kumpul di Kediaman Orangtua Bupati Iti Jayabaya

  • Whatsapp
Sekda Lebak, Budi Santoso

Chibernews.com, Lebak Banten – Kepada chibernews.com Sekda Lebak, Budi Santoso menegaskan kembali bahwa jelang Pilkades ratusan orang kumpul di kediaman orangtua Bupati Iti Jayabaya dalam rangka Deklarasi Calon Kepala Desa se-Kabupaten Lebak walaupun banyak menuai pro dan kontra tetap dilaksanakan karena sudah dilakukan penilaian dan antisipasi sebelumnya dan pihaknya membantah sarat dengan kepentingan politik.

“Hasil penilaian panitia tempat yang memadai dan terbuka di hanggar JBC, gedung yang lain kapasitas kecil dan tertutup, tapi kalau hanggar JBC tempat terbuka bisa menampung dengan kapasitas 3000 dan tempat parkir luas juga sering juga digunakan untuk kegiatan vaksinasi,”ujarnya kepada chibernews.com Rabu, (20/10/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut pendapatnya, kegiatan tersebut terkait Prokes saat kegiatan sudah diantisipasi yaitu undangan telah divaksin semua. Lalu, kursi jarak sesuai prokes, gedung berupa hanggar (terbuka) kapasitas 3000 lebih, undangan kurang lebih 800 an kalau datang semua. Kemudian panitia menyiapkan masker kalau ada peserta yang tidak bawa langsung dikasih dan Hand sanitizer disiapkan untuk disemprotkan ke semua undangan yang masuk.

Acara tersebut kata dia, sudah bisa disaksikan oleh semua termasuk para wartawan, tidak ada sedikitpun yang bicara masalah politik. Bupati, Kapolres, Kajari, Dandim dan H Mulyadi Jayabaya dalam  pengarahanya menyampaikan pentingnya Pilkades yang aman, damai dan kondusif di Kabupaten Lebak.

Pemkab Lebak menggelar deklarasi damai ratusan Calkades di kediaman Mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya di Gedung JBC KM 7 pada Senin, (18/10).

“Iya sepertinya banyak yang suudzan acara akan mengarah pada politisasi calon kades, padahal acara kemarin sesuai kewajiban Bupati yang diatur dalam ketentuan Undang-undang menjaga kondusifitas wilayah perlu dilakukan upaya-upaya antisipasi, salah satunya Deklarasi Damai dan dilakukan bersama Forkopimda,”kata Budi dengan tegas.

Diberitakan sebelumnya, sikap Pemkab Lebak yang bersikeras menggelar deklarasi damai ratusan Calkades di kediaman Mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya di Gedung JBC KM. 7 pada Senin, (18/10) sontak mengundang reaksi berbagai kalangan. Salah satunya, muncul dari Kumala (Keluarga Mahasiswa Lebak).

Kumala menuding, pertemuan tersebut sarat dengan kepentingan politis sekaligus kontradiktif karena telah dengan gegabah melanggar prokes.

Kegiatan tersebut di mata Kumala sebagai sikap inkonsistensi Pemerintahan Kabupaten Lebak, terhadap pencegahan penularan Covid-19.

Meski diwarnai unjuk rasa, Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak tidak ambil pusing, acara tetap berlangsung. Bupati Iti mengatakan pertemuan digelar di kediaman orangtuanya karena Pemda Lebak tidak memiliki tempat yang representatif.

Bupati Iti menjelaskan bahwa masing-masing calon kades harus mengerahkan masyarakatnya untuk melaksanakan vaksinasi demi terciptanya kekebalan massal.

“Mari kita jaga kondusifitas ini di wilayah pada pelaksanaan Pilkades serentak di Lebak dan jangan ada perselisihan antarpemilih. Jaga keamanan masing-masing desa pada sebelum selama dan setelah pelaksanaan Pilkades,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Teddy Rayendra,SIK,M.I.K dalam mengimbau untuk masyarakat menjaga kondusifitas keamanan, baik pribadi atau orang lain dalam pelaksanaan Pilkades serentak di wilayah Kabupaten Lebak. *(Firmansyah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *