Ditinggal Penghuni ke Ladang, Belasan Rumah di Baduy Ludes Terbakar

  • Whatsapp

Chibernews.com, Lebak Banten – Sejumlah 16 unit rumah pemukiman Baduy luar ludes terbakar yang berlokasi tepatnya di Kampung  Cepak Huni, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten  pada Rabu, (13/10/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Benar pak, informasinya seperti demikian kita monitor terus, dilaporkan 16 unit rumah serta satu Lumbung  Padi terbakar,” ujar Iwan Darmawan, Kabid Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak saat dikonfirmasi Rabu, (13/10/2021).

Bacaan Lainnya

Selain itu,  24 KK dengan jumlah jiwa 84 orang terdampak dari  peristiwa ini.

Menurut Iwan, kronologi kejadian api dugaan sementara berasal dari tungku atau tempat masak dari salah satu rumah warga saat ditinggal pergi ke ladang. Sebelumnya pada saat pagi hari kebetulan saat ini di Baduy musim ke ladang kemungkinan waktu ditinggal pergi penghuni masih ada api di tempat masak.

Saat ini cuaca kata dia, sedang angin kuat diduga sisa api tersebut bertambah besar tertiup angin kemungkinan api membesar sedangkan penghuni tidak ada pada ke ladang.

Iwan menjelaskan, karena angin kuat maka api dengan cepat membakar semua bangunan rumah padat peduduk di pumukiman tersebut yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar yaitu bilik dan bambu serta atap rumbiya.

Meski demikian kata Iwan, pihak Damkar Lebak telah menerima info tersebut. Api sulit dipadamkan, namun setelah menghabiskan puluhan rumah baru bisa dipadamkan oleh masyarakat sekitar. Untuk Damkar Lebak ke lokasi ini tidak bisa ditempuh karena tidak bisa dilalui kendaraan.

“Karena estimasi waktu jarak tempuh yang jauh dan medan yang sulit dijangkau oleh Damkar sehingga kita tidak bisa menempuh ke lokasi tersebut. Untuk kerugian belum selesai pendataan,”tuturnya.

Senada dengan Iwan, Sarpin warga sekitar lokasi mengatakan kronologis yang sama. Sarpin mengungkapkan bahwa pada saat kejadian penghuni sedang pergi ke ladang tanam padi.

“Pada saat kejadian yang punya rumah pada bekerja di huma atau di lahan yang mau mereka tanami padi korban jiwa gak ada, cuman imah mah kabeh geh beak jeng esi imah (cuma rumah isi rumah semua ludes tak tersisa),”katanya.

Hingga berita ini tayang jumlah kerugian sedang dalam pendataan. *(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *