Kadis DP2KBP3A Pandeglang : Forum Puspa Harus Mampu Mengurangi Promblematika Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

  • Whatsapp

Chibernews.com, Pandeglang – Dalam rangka meningkatkan peran Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Pandeglang, pengurus Forum Partisipasi Publik Dalam Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Puspa) masa bakti 2020-2023 resmi dilantik.

Prosesi pelantikan para pengurus Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Pupsa) dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Taufik Hidayat bertempat di Hotel S,rizki Pandeglang, Kamis (25/11/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan pelantikan tersebut, Plt Sekda Pandeglang Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi dan selamat kepada para pengurus Puspa yang telah dilantik.

“Forum Puspa merupakan wadah komunikasi untuk membangun sinergitas dan penguatan terkait Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan sasaran yakni meminimalisir dan mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak serta perdagangan orang dan ketidakadilan akses ekonomi bagi Perempuan di Kabupaten Pandeglang, “kata Taufik.

Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang Didi Mulyadi mengatakan bahwa Pemberdayaan Perempuan dan Anak masih rentan dan kurang optimal, maka dari itu untuk mengoptimalkan pemberdayaan perempuan dan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja akan tetapi dibutuhkan kerjasama dari semua pihak diantaranya peran akademisi, dunia usaha, komunitas dan media untuk berperan aktif memberikan dukungan melalui desiminasi informasi melalui berbagai program pemerintah.

“Dengan begitu peran Perempuan dan Perlindungan Anak dapat berjalan maksimal, “tuturnya.

Didi Mulyadi berharap setelah dilantiknya para pengurus Forum Puspa ini mampu mengurangi promblematika kekerasan terhadap perempuan dan anak serta mampu memajukan dan melindungi perempuan dan anak di Kabupaten Pandeglang,” harapnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Hj. Enong Iroh Rohayah mengatakan bahwa Forum Puspa yang berasal dari berbagai latar belakang keilmuan yang berbeda dan berbagai macam profesi ini diharapkan dapat ikut serta membantu meningkatkan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sementara itu, Ketua Forum Puspa Kabupaten Pandeglang Nurul Wasiah mengatakan usai dilantik, dirinya akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para pengurus Forum Puspa dan semua pihak untuk menyusun rencana kerja kedepanya.

“Langkah pertama kami akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak terkait yang berhubungan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, selain itu kami (Forum Puspa-red) akan menyusun program kerja guna meminimalisir kekerasan terhadap perempuan dan anak, “pungkasnya. (Jaelani)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *