Luar Biasa, Petani di Lebak Selatan Panen Padi 4 Kali dalam Setahun, Ini Rahasianya

  • Whatsapp
Penanaman padi Trisakti  di Cisuren, Mekarjaya dan sekitarnya yang sudah mengikuti pelatihan dari Prof. Dr. Ali Zum Bashar dan M Hasan Gaido

Chibernews.com, Lebak Banten- Ini tentunya kabar baik untuk para petani di Banten khususnya di Kabupaten Lebak karena bisa wujudkan mimpi para petani panen lebih cepat bisa 4 kali dalam satu tahun berkat mengikuti pelatihan dari Prof. Dr. Ali Zum Bashar dan M. Hasan Gaido.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Nurul Hayat Latif  dari Kecamatan Panggarangan selaku Koordinator penanaman padi Trisakti  di Cisuren, Mekarjaya dan sekitarnya yang sudah mengikuti pelatihan dari Prof. Dr. Ali Zum Bashar dan M Hasan Gaido.

Bacaan Lainnya

“Kami langsung membentuk Gapoktan dibantu oleh Pak Jaro Ahyat, Alhamdulilah para petani sangat antusias penuh semangat bahwa nanam padi dengan bibit unggul Trisakti dan pupuk organik milik Prof. Ali yang bisa umur padi panen lebih cepat bisa 4 kali dalam satu tahun,”ujarnya Jumat, (08/10/2021).

Menurutnya, bulir padinya tersebut lebih banyak. Maka ini adalah hal yang bisa wujudkan mimpi para petani.

“Karena sawah tidak bisa ditambahkan tapi bagaimana agar padinya bisa panen lebih cepat dan bulir padinya lebih banyak serta cara bertaninya ada yang mengajarkan agar tidak terus-terusan jadi petani primitif tapi menjadi petani yang cerdas di jaman now,”tuturnya.

Sehingga kata dia, hasil panennya sudah ada yang siap menampung dengan harga yang menguntungkan petani melalui Gaido Foundation yang bisa disalurkan di Santrimart Banten.

“Kebetulan kami sudah melakukan penaman padi pertama pada Selasa,5 oktober 2021 dengan target 1000 hektar dengan petani binaan sebanyak 1562 orang.

Nurul berharap rezeki para petani terus bertambah sehingga bisa menunaikan umrah dan mengucapkan terima kasih atas dukungan Prof. Dr. Ali Zum Bashar dan M. Hasan Gaido dengan Gaido Foundationnya. “Semoga kami para petani bisa berangkat umrah bersama gaido travel dengan menabung gabah atau menabung padi,”katanya dengan penuh harap. *(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *