Proyek 3 Miliar SMKN 1 Wanassalam Dipertanyakan, Mulai Dari Tukang Mogok karena Belum Dibayar Hingga Dugaan Material Berkualitas Abal-abal

  • Whatsapp
Sekolah SMKN 1 Wanasalam di Desa Parungsari, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

Chibernews.com, Lebak Banten – Pekerjaan Proyek untuk Bangunan Gedung Pendidikan Prasarana Sekolah Menengah Kejuruan Negeri ( SMKN ) 1 Wanasalam yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) diduga menggunakan Batu material untuk bangunan pondasi kurang berkualitas.

Penilaian tersebut disampaikan oleh Sudarmanto, Aktivis Lebak Selatan kepada sejumlah awak media pada Jumat, (03/09/2021).

Bacaan Lainnya

Ia mengaku telah melakukan peninjauan ke lokasi pelaksanaan proyek di Sekolah SMKN 1 Wanasalam yang berlokasi di Desa Parungsari, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Menurutnya mengatakan melihat material batu yang digunakan pada bangunan pondasi tersebut kurang berkualitas, batu tersebut berwarna merah keemasan terbungkus tanah.

“Tentu itu akan mempengaruhi terhadap kualitas bangunan karena semen dan pasir yang diadukan menempelnya bukan ke batu tapi ketanah yang melapisi batu, apalagi itu digunakannya di bagian pondasi yang menjadi penyangga dari bangunan, khawatir ketika pondasinya tidak berkualitas itu akan berdampak terhadap bangunan.”ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan proyek bangunan tersebut perlu diawasi lebih ketat lagi karena khawatir seperti bangunan sebelumnya.

“Bangunan yang ada di sekolah tersebut yang baru beres dibangun sekitar satu atau dua tahun itu sudah banyak yang rusak lagi, lihat saja lantai bangunan yang sudah jadi itu banyak yang retak dan keramik lantai juga banyak yang copot,”katanya tegas.

Selain itu, kata dia saat dirinya ke lokasi ada juga pengaduan dari beberapa pekerja yang sedang melakukan mogok kerja. “Karena upahnya belum dibayar kepada mereka padahal uang hasil kerja itu untuk mencukupi kebutuhan keluarganya sehari-hari, maka mereka mengancam tidak akan bekerja kembali sebelum upah dibayar. ” tutur Sudarmanto alias Eman.

Untuk diketahui, pada Papan Informasi Publik yang terpampang di sekitaran proyek tersebut milik Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Dengan kegiatan : Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan. ” Pekerjaan : Belanja modal bangunan gedung tempat pendidikan Pembangunan prasarana SMKN Kabupaten Lebak (DAK) Lokasi : SMKN Kabupaten Lebak.Nomor SPK 900/0033/KKJK/DINDIKBUD/2021. Tanggal SPK : 12 Juli 2021.Nilai Pekerjaan : 3.505.042.000,-.
Waktu pelaksanaan : 120 (Seratus Dua Puluh) hari kalender. Sumber dana : DAK Tahun Anggaran 2021. Pelaksana : CV Cahaya Ali Pratama.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih berupaya menghubungi pihak pelaksana dari CV. Cahaya Ali Pratama untuk menggali informasi guna pemberitaan lebih lanjut. *(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *