Pulang Ambil Bekal, Santri Tewas Tersenggol Bus Pariwisata di Malingping

  • Whatsapp
Ilustrasi kecelakaan maut (ist)

Chibernews.com Lebak Banten – Terjadi Kecelakaan maut di Jalan Raya Malingping -Bayah tepatnya di Kampung Cikeusik Lebak/Keramat, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Lebak, Banten melibatkan Sepeda Motor dengan Bus Pariwisata pada Jumat, (05/11/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Persitiwa nahas tersebut mengakibatkan satu orang pengendara motor meninggal dunia di lokasi. Informasi dihimpun menyebutkan berdasarkan penuturan saksi Andi warga setempat mengatakan bahwa peristiwa itu bermula ketika sepeda motor Honda Beat Nopol A 6514 PV yang dikemudikan oleh Desi bersama korban, Rohayah melaju dari arah Bayah menuju Malingping searah dengan BUS Hino Nopol A 7659 U.

Bacaan Lainnya

Bus tersebut dikemudikan oleh Joko Suprapto (64) warga Magelang, Jatim dengan Kernet Hendi (33) warga Serang.

Saat tiba di lokasi kejadian yang kesemua kendaraan itu satu lajur, namun saat  di lajur berbelok Bus  tersebut menyalip motor dan diduga menyenggolnya   hingga menyebabkan korban terjatuh dari motor  dan terlindas Bus tersebut. Akibatnya korban meninggal dunia di lokasi secara mengenaskan bagian kepalanya terluka parah dan hancur.

Edi Supriadi, warga Desa Kersaratu yang kebetulan melintas melihat di lokasi kepada chibernews.com menuturkan bahwa seorang santri yang bernama Rohayah (19) Putri dari Rukman dan Ibu Saeni warga Kampung Kandang Palon, Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Lebak telah terlibat kecelakaan ketika usai mengambil bekal dari rumahnya.

“Benar pak, korban habis pulang ambil bekal ke rumahnya, namun setelah arah pulang mau ke Pondok Pesantren Kyiai Tobari di Kampung Citereup, Desa Rahong, mengalami kecelakaan tragis tersenggol Bus Pariwisata,”tuturnya.

Adapun kata dia, Sopir Bus tersebut sudah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian dan sudah ditangani polsek setempat yang jelas selain dia lihat langsung ada rekaman video detik-detik peristiwa itu.

Bus yang terlibat insiden sudah diamankan kepolisian

“Saya belum tahu itu bus yang bertuliskan Sri Maju Prima warna Merah Kuning atau motor beat yang mana yang salah, yang jelas dari rekaman CCTV tersebut di situ motor tidak kelihatan karena tertutup badan bus. Video rekaman tersebut saya dapat dari Toko Besi yang ada di seberang jalan sana,”kata Edi tegas.

Pada kesempatan terpisah, Kanit Laka Polres Lebak, Ipda Heri Susanto saat dihubungi chibernews.com bahwa pihaknya sudah mengetahui dan mengirimkan anggota ke Malingping . “Siap anggota sudah ke Malingping,”katanya singkat.

Hingga berita ini tayang belum ada keterangan resmi Polres Lebak selaku pihak yang menangani kasus ini. *(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *