Warga di Lebak Terkapar, Dibacok Bagian Bahu Usai Duel

  • Whatsapp

Chibernews.com, Lebak Banten – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Leuwidamar telah mengamankan seorang pelaku berinisial A yang diduga lakukan tindakan kriminal pembacokan terhadap rekannya berinisial K pada Selasa, 29 Juni 2021.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh warga setempat yang berinisial M kepada chibernews.com bahwa terjadi dugaan kriminal seorang warga dibacok hingga luka dalam di tubuhnya. Peristiwa tersebut terjadi di daerah Terminal Ciboleger, Kampung Ciboleger, Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten.

Bacaan Lainnya

“Ada info yang kurang baik telah terjadi pembacokan, awalnya warga tidak menyangka saudara A (40) bakal membacok. Mereka sudah berkelahi dan bisa dipisahkan, terus pelaku pergi gak taunya ke rumahnya ngambil golok dan datang lagi tidak basa basi langsung ngebacok saudara K (38),” ujarnya Selasa (29/06/2021).

Lanjut, “mereka ini sebelumnya berkelahi mungkin ada salah faham dan sebetulnya sudah saling kenal sebagai rekan pelaku bisnis di Terminal Ciboleger. Seteleh itu mereka sudah didamaikan oleh rekan-rekan lainnya, tapi pelaku tetap ngancam korban ngomongnya ‘tungguan dia didinya, aing neang golok ka imah’ (tunggu kamu disitu, saya ngambil golok/parang ke rumah *red) dikira ucapan pelaku itu cuma gertak omong kosong ternyata pelaku benar datang dan langsung tidak basa-basi lagi ngebacok korban,” ungkapnya.

Dijelaskannya, koban pun berusaha menghindar menggunakan papan kayu penutup warung namun karena serangan sudah duluan sehingga korban tidak bisa menghindar terkena bacokan golok pelaku.

Kemudian kata dia, korban dilarikan ke Puskesmas Cisimeut. Warga setempat mohon kepada yang pihak berwajib agar kasus ini segera ditangani dan diselesaikan agar tidak terjadi dendam diantara mereka yang bisa tawuran adu kekuatan diantara mereka.

“Pihak saudara-saudara dan rekan-rekan korban mau balik nyerang untung pihak polisi dari Polsek Leuwidamar cepat sigap datang ke lokasi dan langsung mengamankan pelaku,” tuturnya.

Menurutnya, peristiwa tersebut mereka berkelahi diduga dipicu lantaran perebutan lahan bisnis. Korban mengalami luka cukup dalam dibacok di sekitar bahu dekat punggung sebelah kanan informasinya tadi di Puskesmas luka korban panjangnya kurang lebih 9 centimeter kedalaman luka 1,5 centimeter di hecting 16 jahitan luar dalam.

“Korban dan pelaku sudah dibawa ke Polsek Lewidamar untuk proses lebih lanjut. Posisi saya tadi ikut ke Puskesmas menyaksikan hanya saya tidak ikut ke Polsek. Sebelumnya korban tadi sudah mendapatkan penangan medis oleh Puskesmas,” terangnya.

Bukan hanya itu saja, menurutnya keluarga korban tidak terima bahkan kalau tidak diproses dikhawatirkan terjadi masalah besar. “Yang pastinya sebelum keluarga korban berangkat mereka mengatakan kasus ini harus diselesaikan secara tuntas, apalagi pelaku sebetulnya bukan warga asli disini dia hanya mengembara jika kasus ini tidak ditangani serius dikhawatirkan ada effek lain supaya tidak terjadi hal-hal kedepannya. Peristiwa ini biar ada effek jera tidak berbuat sewenang-wenang, hanya begitu yang kami inginkan,” katanya.

Dengan adanya peristiwa ini ia berharap kepada pemerintah khususnya kepada Pemda Lebak untuk menertibkan wilayah tersebut karena menurutnya punca masalah berawal dari perebutan bisnis di sekitar itu.

“Menurut pendapat saya kejadian perkelahian disini bukan kali ini saja terjadi, sudah berkali-kali karena Ciboleger ini sumber duit diduga karena pengelolaannya ada masalah sehingga terjadi rebutan lahan dan rebutan hasil karena di sini gerbang masuk wisata Baduy mungkin sudah bisa faham, Kami mohon kepada pihak terkait untuk bisa ditertibkan supaya tercipta kondisi aman dan damai,” ucapnya di akhir sesi wawancara.

Sementara Kapolsek Leuwidamar AKP Aam Marto ketika dihubungi mengatakan, “tadi Kanit Reskrim bersama dua Anggota cek TKP Terminal Ciboleger dan sampai saat ini belum datang kembali ke kantor. Saya masih menunggu laporan dari Kanit Reskrim. Saya dan para Kapolsek sekarang mau ke Polres ada giat Vicon dengan Kapolri, informasi lengkapnya silakan hubungi ke Kanit Reskrim,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Indik Rusmono belum memberikan keterangan lebih lanjut. “Masih kita dalami kang, ”katanya singkat saat dihubungi chibernews.com Selasa, (29/06/2021).

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Lebak yang menangani kasus ini. *(Epul/Firmansyah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *